UPDATE KONTAK ADMIN !!! SMS/WA : 0856.4344.7420 | MAAF TIDAK TERIMA TELP
INFO PENTING

Senin, 30 Oktober 2017

Penyebab Bau Badan


Anda mungkin heran, sudah mandi teratur tapi badan masih saja berbau. Ini pun membuat Anda bertanya-tanya bagaimana itu bisa terjadi. Belum lagi bau kaki usai memakai sepatu.

Bau badan itu bisa hilang ketika seseorang menggosokkan atau menggunakan deodoran untuk mencegahnya. Sebenarnya apa yang membuat orang jadi berbau? Dikutip dari situs HuffingtonPost berikut ini 7 penyebab bau badan yang tak terduga-duga:

1. Stres

Percaya atau tidak, ada berbagai jenis keringat, dan senyawa kimia yang berbicara. Dan keringat yang bau biasanya karena stres.

Ini karena keringat dihasilkan kelenjar keringat yang disebut kelenjar apokrin. Kelenjar apokrin ini menghasilkan keringat yang kurang berair, dan bakteri dari lemak dan protein yang bercampur. Menurut Mayo Clinic, inilah yang membuat bau. Sementara menurut YouBeauty,keringat dari latihan atau terlalu panas di luar sebagian besar terdiri dari air dan elektrolit.

2. Kaki juga berbau

Sama saja yang terjadi dengan bakteri pada keringat di kaki Anda. Karena kaki Anda tersimpan di tempat gelap, hangat, dan lembab, bisa memelihara bakteri, terutama jika Anda memakai kaus kaki.

Sekitar 10 sampai 15 persen orang memiliki keringat berlebih dikakinya karena genetik. Kelembaban di kaki yang menjadikan bakteri jenis tertentu seperti Micrococcus sedentarius, yang menimbulkan bau belerang.

3. Hanya memiliki beberapa bra favorit

Wanita, mengakulah seberapa sering Anda mencuci bra favorit Anda? Banyak wanita yang memakainya berkali-kali karena mereka memiliki sedikit bra yang pas.

Ahli Bra Susan Nethero mengatakan, Anda perlu mencucinya lebih sering dibanding yang Anda pikirkan karena bra itu terbuat dari kain yang membuat bau terperangkap dan menyentuh kulit yang rawan berkeringat. Memilih tak mencucinya hanya menyebabkan bau.

4. Senang brokoli

Anda mungkin sering mendengar makan bawang puting dan bawah merah menyebabkan bau lebih dari sekadar bau mulut. Menurut WebMD, memang makanan berbau akan memecah senyawa bau yang bereda di dalam aliran darah dan keluar melalui napas, keringat, dan urine.

Tapi, bawang puting dan bawang merah bukan satu-satunya biang keladi. Bahkan, brokoli, kubis Brussel, dan sayuran lain yang termasuk keluarga cruciferous mengandung senyawa bau seperti sulfur dan menyebabkan bau yang berlebihan.

5. Anda memiliki gangguan genetik langka yang disebut Trimethylaminuria

Mutasi pada gen tertentu menciptakan kondisi yang disebut trimethylaminuria, yang menyebabkan tubub tak bisa memecah senyawa kimia yang disebut trimetilamina.

Trimetilamina merupakan hal yang membuat ikan berbau, dan ketika itu menumpuk di dalam tubuh akan dilepas dalam napas, urine, dan keringat, sehingga membuat seseorang dengan trimethylaminuria berbau amis.

Menurut NIH, bau yang sangat mengganggu kehidupan sehari-hari sering menyebabkan depresi dan isolasi sosial.

6. Minuman alkohol

Anda akan berkeringat ketika mengonsumsi minumal alkohol. Alkohol akan melalui darah Anda dan seluruh tubuh, beberapa keluar melalui pori-pori, dan melalui napas. Tak peduli jenis alkohol yang Anda minum, sekali tubuh memecahnya aromanya bisa sama.

7. Anda diabetes

Bila diabetes tak diobati, mungkin Anda akan mengalami yang disebut ketoasidosis diabetikum.

Tanpa cukup insulin, tubuh mulai memecah lemak untuk bahan bakar, yang menyebabkan terbentuknya keton dalam tubuh. Menurut MayoClinic, penumpukan tersebut bisa menghasilkan bau badan dan mungkin tanda Anda perlu ke dokter.

Beberapa orang juga melaporkan perubahan serupa dalam bau badan ketika beralih dari diet berat daging-dagingan ke rendah karbohidrat. Diet rendah karbohidrat diketahui membuat napas berbau.


Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda 😊


Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 😊

Konsultasi & Informasi Pemesanan
SMS/WA 0878-3876-1604


Copyright © 2015 ON FirMax | Sehat Sejahtera Bersama FirMax3